ADAB MENJAGA LISAN KEPADA TEMAN
Anak-anak sholih yang bapak ibu sayangi, dijaman sekarang ini kita melihat banyak orang yang dengan seenak hati mengejek orang lain. Padahal perbutan tersebut adalah perbuatan tercela dalam Islam. Seorang Muslim dilarang melakukan hal demikian.
Allah SWT berfirman dalam QS. al-Hujurat ayat 11 yang artinya:
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim."
Bahkan, perbuatan tersebut dikategorikan sebagai dosa besar.
"Mencela seorang muslim adalah kefasikan (dosa besar), dan memerangi mereka adalah kekafiran." (HR Bukhari no. 48 dan Muslim no. 64)
Selain itu mengejek dan menghina orang lain bisa membuat seseorang merugi bahkan bangkrut di akhirat.
Rasulullah SAW bertanya kepada sahabat-sahabatnya, "Tahukah kalian siapa sebenarnya orang yang bangkrut?" Para sahabat menjawab, "Orang yang bangkrut menurut pandangan kami adalah seorang yang tidak memiliki dirham (uang) dan tidak memliki harta benda."
Kemudian Rasulullah SAW berkata, "Orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat membawa pahala shalat, pahala puasa, pahala zakat, dan pahala hajinya, tetapi ketika hidup di dunia dia mencaci orang lain, menuduh tanpa bukti terhadap orang lain, memakan harta orang lain (secara bathil), menumpahkan darah orang lain (secara bathil), dan dia memukul orang lain. Maka sebagai tebusan atas kezalimannya, diberikanlah di antara kebaikannya kepada orang yang dizaliminya. Semuanya dia bayarkan sampai tidak ada yang tersisa lagi pahala amal salehnya. Tetapi orang yang mengadu ternyata masih datang juga. Maka Allah memutuskan agar kejahatan orang yang mengadu dipindahkan kepada orang itu. Dan (pada akhirnya) dia dilemparkan ke dalam neraka."
Kata Rasulullah SAW selanjutnya, “Itulah orang yang bangkrut di hari kiamat, yaitu orang yang rajin beribadah tetapi dia tidak memiliki akhlak yang baik. Dia merampas hak orang lain dan menyakiti hati mereka.” (HR Muslim nomor 6522)
Jadi, dapat disimpulkan bahwa setiap Muslim yang menghina atau menjelek-jelekkan orang lain, sesungguhnya mereka telah melakukan dosa dan itu dilarang dalam Islam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar